Berebut Tanah: Beberapa Kajian Berperspektif Kampus dan Kampung 

Rp 85.000,00

Category: Tags: , , Product ID: 1056

Description

Persoalan tentang tanah akan selalu berdampingan dengan kuasa negara dan modal. Dulu semasa Orde Baru negara akan menggunakan tanah dengan alasan untuk kepentingan umum. Sudah jamak alasan kepentingan umum ini hanya sebuah dalih, yang berlawanan dengan kebutuhan rakyat. Ketika formasi dan struktur sosial ditikam oleh kapitalisme global maka tanah menjadi sebuah komoditi. Sebagai komoditi maka tanah harus menerima hukum pasar yang meletakkan kepentingan pemodal sebagai prioritas.

Di sinilah kajian dalam buku yang ditulis oleh kaum aktivis lapangan ini memiliki sejumlah kelebihan. Dengan analisis yang tajam dan didampingi oleh sejumlah studi kasus, buku ini melihat kasus tanah dalam relasi yang amat luas. Tanah, rakyat, negara, dan modal merupakan bingkai yang memayungi sejumlah tulisan yang sangat berharga untuk dibaca. Tepat untuk menjadi bahan bacaan aktivis gerakan sosial, kalangan akademisi, dan masyarakat awam.


•Judul: Berebut Tanah: Beberapa Kajian Berperspektif Kampus dan Kampung •Editor: Anu Lounela & R. Yando Zakaria •Penyusun: Dianto Bachriadi, Anu Lounela, Anton Lucas, Budi Agustono, Nakashima Narihisa, Erwin Fahmi, Carol Warren, Lorraine V. Arogan, R. Yando Zakaria, Noer Fauzi, P.M. Laksono, & George Junus Aditjondro  •Penerbit: INSISTPress, Jurnal Antropologi Universitas Indonesia, dan Karsa •Edisi: I, November 2002 •Kolasi: 15x21cm, 414 halaman.