Korupsi: Sengketa antara Negara dan Modal

Rp 65.000,00

Description

Jurnal WACANA No.14/2002 | Korupsi: Sengketa antara Negara dan Modal

Mungkin korupsi merupakan perkara paling basi jika dibicarakan. Sebagaimana halnya pelanggaran berat HAM, soal selalu saja berujung sama. Pelakunya tak bisa dirungkus kerena kebetulan hukum dan aparatnya juga terkena wabah korupsi. Ibarat badai, penyakit korupsi telah mengangkat bangsa ini dalam kedudukan yang memalukan.

Masalh ini sengaja diangkat Jurnal WACANA, bukan dengan maksud mengulang-ulang aib yang ada di paras muka bangsa ini. Persoalan ini dikemukakan kembali dalam perspektif yang berbeda; kalau korupsi bukan semata-mata karena perangai aparat atau rakyat saja. Korupsi juga mudah subur di tengah tatanan ekonomi global yang sejak semual tidak berniat mulia. Demikian pula korupsi bisa jadi kegemaran karena kampanye anti korupsi yang dikerjakan telah menipu keasadaran kritis rakyat. Masalahnya mungkin teramat kompleks, bahwa korupsi tegak sebab memang ada ‘tangan-tangan’ biadab dengan jaring-jaring bersembunyi di balik kekuasaan, bahkan di mungkin di balik kekuasaan lembaga-lembaga donor. Sajian yang tepat dibaca bagi kalangan aktivis maupun masyarakat awam yang menginginkan cara pandang ‘berbeda’ mengenai korupsi.

Daftar Isi:

  • Pengantar | Dari Redaksi | h. 2-4
  • Pengantar | Tarik Tambang Wacana ‘Korupsi’: Bidan Neo-Liberalisme atau Ujung Tombang Demokratisasi  | George Yunus Aditjondro | h. 5-16
  • Kajian | Bukan Persoalan Telur dan Ayam: Membangun Suatu Kerangka yang lebih Holistik Bagi Gerakan Anti-Korupsi Di Indonesia | George Yunus Aditjondro | h. 17-30
  • Kajian | Pemberantasan Korupsi Sebagai Gerakan Budaya  | Alexander Irwan | h. 31-40
  • Kajian | Korupsi di Indonesia: Budaya atau Politik Makna?  | Heddy Shri Ahimsa-Putra | h. 41-56
  • Kasus | Memecah Belenggu Korupsi Sistemik | Richard Holloway | h. 57-72
  • Kasus | Ornop: Dari Korupsi Ide ke Korupsi Uang | Saleh Abdullah | h. 73-92
  • Kasus | Korupsi Pelayanan Umum dan Pemberdayaan Masyarakat | J. Widijantoro | h. 93-112
  • Kasus | Mendulang Rente di Lingkar Istana | Farid R. Faqih | h. 113-132
  • Kasus | Transnational Corporations (TNCs): Terlibat Korupsi Demi Penguasaaan Ekonomi | Poppy Ismalina | h. 133-150
  • Rehal | Korupsi?…Siapa Takut!! [Tinjauan buku Mencuri Uang Rakyat: 16 Kajian Korupsi di Indonesia karya Hamid Basyaib, Richard Holloway, dan Nono Anwar Makarim (penyunting)] | Rachmad Hidayat | h. 151-162
  • Rehal | Kesadaran Naif’ Film Korupsi [Tinjauan film Wasiat Slamet, Secarik Kertas di Persimpangan, dan Pahitnya Kopi Tanpa Gula] | Eko Prasetyo | h. 163-169

>> edisi lainnya, lihat daftar jurnal WACANA