Perkembangan Diskursus dan Implementasi Bantuan Luar Negeri dalam Studi Hubungan Internasional

Rp 65.000,00

Description

Buku ini mengkaji tentang fenomena bantuan luar negeri dari sudut pandang studi hubungan internasional. Pembahasan dalam buku ini akan dibagi dalam 4 (empat) bagian dengan 8 (delapan) bab. Buku ini akan diawali dengan menggambarkan posisi bantuan luar negeri dalam studi hubungan internasional termasuk didalamnya berbagai perspektif yang biasanya digunakan untuk membedah fenomena bantuan luar negeri. Selanjutnya bagian pertama akan memberikan gambaran mengenai perkembangan isu, aktor dan rejim bantuan luar negeri. Bagian kedua akan mengeksplorasi bantuan Jepang ke Indonesia pasca Soeharto dan bantuan demokrasi (democracy assistance) di Indonesia dengan studi kasus bantuan Amerika Serikat dan Uni Eropa. Bagian ketiga akan menganalisis motif dan kepentingan negara donor dan recipient dengan mengambil kasus bantuan Jepang ke China Bagian ini juga akan menganalisis efektivitas bantuan (aid effectiveness) dalam Proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Bank Dunia di Indonesia. Buku ini akan ditutup dengan merangkum fenomena yang sudah dibahas dan memberikan analisis arah baru bantuan luar negeri.

Buku ini akan berkontribusi dalam pengembangan kajian bantuan luar negeri yang sarat dengan motif dan kepentingan antara aktor-aktor yang terlibat tidak hanya donor (seperti yang sudah sering dibahas) akan tetapi juga negara penerima bantuan. Analisis perkembangan diskursus dalam bantuan luar negeri termasuk hadirnya aktor baru dan rumusan rejim aid effectiveness yang lahir melalui kesepakatan Deklarasi Paris 2005, menempatkan buku ini memiliki signifikansi dalam mengkaji fenomena bantuan luar negeri baik dari sudut pandang studi Hubungan Internasiomal secara khusus, maupun ilmu sosial dan politik secara umum. ****

“Foreign aid is taking money from poor people in rich countries and giving it to rich people in poor countries.” (Ron Paul, Anggota Kongress Amerika Serikat, 2011)

“Foreign aid’ can often be a rather ambiguous term.  It is spoken about by journalists, celebrities and by politicians. Millions march for it.  Governments are judged by it,” (Dambisa Moyo, Dead Aid: Why Aid is not Working and How There is a Better Way for Africa, 2009)


•Judul: Perkembangan Diskursus dan Implementasi Bantuan Luar Negeri dalam Studi Hubungan Internasional •Penulis: Asra Virgianita, Agnita Handayani, Dwi Indah Mardyanti, & Shaka Mahottama •Penyunting: Asra Virgianita •Desain isi & sampul: Dwi Fajar & Narto Anjala •Penerbit: Pustaka Sempu •ISBN: 978-602-8384-93-3 •Edisi: I, November 2014 •Kolasi: 15 x 21cm; x+225 halaman.