Roman Pergaoelan

Rp 50.000,00

Description

“Kajian Sudarmoko tentang Roman Pergaoelan yang dianggap sebagai roman picisan saya anggap berani. Koko berani menantang arus pemikiran yang menguasai dunia sastra kita”. Umar Junus

Di tengah arus deras pembicaraan sastra Indonesia yang lebih menumpukan diri pada tonggak-tonggak sastra yang dibangun oleh pandangan dan pengaruh kanonisasi dalam kajian dan kritik sastraIndonesia, buku ini berusaha untuk memberikan fenomena lain sejarah sastra Indonesia yang selalu dipandang remeh. Selama ini, ada kelompok karya-karya yang terlupakan akibat diremehkan sebagai roman picisan. Pengelompokan ini menyebabkan orang segan membacanya, apalagi menilainya.

Roman Pergaoelan yang menjadi lokus pembicaraan dalam buku ini setidaknya dapat memberikan kontribusi untuk membuka pembicaraan yang lebih luas dalam sejarah kesusastraan Indonesia dan keberadaan penerbit karya sastra di daerah. Di antara pengarang yang telah menulis karya sastra dan menerbitkannya dalam seri Roman Pergaoelan tidak dikenal selama ini dalam sejarah sastra Indonesia. Hal ini dapat diindikasikan sebagai kelemahan penelitian sejarah sastra Indonesia secara umum yang perhatiannya masih terbatas pada karya yang dianggap besar, dengan tema besar, dan narasi besar yang masih menjadi standar dan patron penelitian sastra.


•Judul: Roman Pergaoelan •Penulis: Sudarmoko •Prolog: Umar Junus •Rancang sampul: Edi Lingkar •Tata letak: Tri Handoko •Penerbit: INSISTPress •ISBN: 978-3457-92-9 •Edisi: I, Juli 2008 •Kolasi: 15x 21cm; xvii + 190 halaman.

>> opini, komentar, ulasan, dan tulisan terkait: