Ajang Pertarungan Kepentingan

Ajang Pertarungan Kepentingan*

BUKU ini merupakan counter-story terhadap ide-ide Barat dan cara pandang pengetahuan Barat. Meneropong lewat mata bangsa jajahan tentang dongeng-dongeng penuh pesan kehati-hatian yang dituturkan dari perspektif pribumi. Dongeng yang tak sekadar menyuarakan kaum terbungkam, melainkan menjauhkan dari kepunahan, entah itu rakyat, budaya, maupun ekosistem.

Menurut Patti Lather dari Ohio State University, buku ini unggul dalam menempatkan perkembangan praktik-praktik penelitian tandingan, baik dalam kritik barat atas pengetahuan Barat, maupun gerakan-gerakan pribumi global.

Berbekal evaluasi kritis dan feminis terhadap positivisme, Tuhiwai Smith mendesakkan penelitian ulang dan mengusik aturan main penelitian ke arah praktik-praktik yang bermartabat, etis, simpatik dan bermanfaat versus berbagai praktik dan sikap rasis, asumsi etnosentris, dan penelitian eksploitatif.

Sedangkan Ranginui Walker dari Universityof Auckland mengatakan, Linda Tuhiwai Smith adalah teoritisi dekolonisasi Maori terkemuka di New Zealand. Buku ini sengaja memilih sebuah penafsiran dinamis mengenai relasi-relasi kekuasaan dominasi, perjuangan dan emansipasi.

Ia memanfaatkan dua kerangka whakapapa pengetahuan Maori dan epistemologi Eropa untuk menginterpretasikan dan menangkap dunia realitas pada suatu waktu tertentu. Dengan demikian, pencarian kebenaran dalam relasi antar-manusia yang kompleks merupakan upaya pencarian tiada akhir.

Menurut Laurie Annie Whitt dari Michigan Technological University, penelitian akademis menyuburkan berbagai macam bentuk imperialisme ekonomi dan kultural dengan membentuk serta melegitimasi kebijakan-kebijakan yang memperkokoh relasi kekuasaan yang tidak adil. Kritik tandas Linda Tuhiwai Smith terhadap metodologi penelitian dominan dikemukakan dengan begitu fasih, kaya informasi dan tepat waktu._(S-27)

*Sumber dari: Suara Pembaruan – 2 Desember 2005.

*Rehal buku: Dekolonisasi Metodologi/ Linda Tuhiwai Smith/ Nur Cholis (penerjemah)/ INSISTPress, 2005.