Oposisi Maya: Menilik Alternatif  Gerakan Sosial Baru

Oposisi Maya: Menilik Alternatif  Gerakan Sosial Baru | Peluncuran dan Diskusi Buku*

Sebagai bagian dari upaya menyebarluaskan ulasan‐ulasan kritis dalam buku Oposisi Maya, maka INSISTPress merasa perlu untuk menggelar acara peluncuran buku ini. Bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Perkumpulan Praxis, YSIK, Remdec, INFID, Perkumpulan Demos, dan Asia Foundation menyelenggarakan diskusi buku yang bertajuk “Oposisi Maya: Menilik Alternatif  Gerakan Sosial Baru”.

Diskusi buku ini bermaksud mengajak khalayak untuk secara terbuka mendiskusikan kembali alternatif gerakan sosial baru yang belakangan sering dikatakan mandeg. Tulisan-tulisan di dalam buku Oposisi Maya diharapkan dapat menjadi pintu masuk untuk mengurai dan menelaah berbagai strategi dalam gerakan sosial baru. Selain itu, diskusi ini dapat juga menjadi titik awal dalam upaya mensinergikan potensi dunia maya yang memiliki kemampuan menyebarkan gagasan secara masif dan cepat tanpa batas geografis dengan taktik dan strategi gerakan sosial yang selama ini digunakan oleh para pejuang demokrasi di Indonesia.

Acara Diskusi:

  • Hari/Tanggal: Kamis, 25 Februari 2010 | Pukul: 16.00 – 19.00
  • Tempat: Aula Goethe Institute | Jl. Sam Ratulangi 9‐15 Jakarta 10350.

Pembicara:

  • Lies Marcoes (feminis, senior program officer di The Asia Foundation)
  • Hilmar Farid (aktivis dan peneliti. Pendiri Jaringan Kerja Budaya.)
  • Daniel Dhakidae (peneliti dan pengamat politik)
  • Moderator: Inggrid Silitonga (perkumpulan Demos)

Acara berlangsung sukses dan lancar. Berikut kami sertakan liputan beberapa media kegiatan tersebut.