Mangan Sian Tano Ni Ompung: Food Estate Versus Kedaulatan Petani

Rp 76.000

Penulis: Tim KSPPM (Posman Sibuea, Delima Silalahi, Saur Tumiur Situmorang, Leorana Sihotang, Rocky Pasaribu, Angela Manihuruk, Sandres Siahaan, Kalang Buwana Zakaria, Abriani Siahaan, Sintia Agustina Simbolon, Kristina Sitanggang, Syahputra Hutasoit, Saor Abadi Aritonang, dan Agustina Pandiangan)
Penyunting: Devananta Rafiq
Pemeriksa Aksara: Marsen Sinaga
Penyusun Atak: Damar N. Sosodoro
ISBN: 978-623-6179-05-5
Kolasi: 256 halaman/14 x 20 cm
Cetakan pertama, September 2021

Description

Buku ini berusaha menelisik secara kritis problematika kedaulatan petani yang dihadapkan dengan program lumbung pangan (food estate). Menurut pemerintah, program pengembangan produksi pangan berskala luas tersebut yang melibatkan pemilik modal dan perusahaan besar adalah solusi penyediaan pangan bagi rakyat. Namun, program ini malah mencerabut peran penting petani dalam proses pertanian itu sendiri dan menggantikan pola pertanian kekeluargaan dengan pola produksi “pabrik”. Gelombang perubahan ini memaksa para petani lokal, yang dalam pembahasan buku ini adalah masyarakat Sumatra Utara, untuk mendialogkan nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun dengan gagasan-gagasan modern untuk mempertahankan ruang hidupnya. Tim KSPPM yang menulis artikel-artikel dalam buku ini berusaha menyampaikan suara dari masyarakat marginal yang berusaha memperjuangkan kehidupan yang lebih adil dan bermartabat di tengah segala dinamika tersebut.

Additional information

Daftar Isi

Dari Penerbit — v
Akronim & Singkatan — xi
Pengantar oleh KSPPM — xiii

BAGIAN I: POTRET MAKRO
1. Dilema Food Estate & Jebakan Pangan Impor oleh Posman Sibuea — 1
2. Food Estate di Sumatra Utara: Anugerah atau Bencana? oleh Delima Silalahi — 25
3. Pentingnya Jaminan Ruang Kelola Perempuan Adat atas SDA untuk Ketahanan Pangan oleh Saur Tumiur Situmorang — 49

BAGIAN II: POTRET MIKRO
Peta Wilayah yang Dibahas dalam Buku Ini — 70
4. Natinggir: Desa Tua yang Dilupakan oleh Leorana Sihotang & Rocky Pasaribu — 71
5. Sinur Na Pinahan Gabe Na Niula: Filosofi Kedaulatan Pangan Masyarakat Batak Toba oleh Angela Manihuruk — 93
6. Bertahan dari Ancaman oleh Sandres Siahaan — 109
7. Makan dari Tanah Ompung oleh Kalang Buwana Zakaria — 121
8. Sisi Lain Food Estate: Bertani atau Menjadi Buruh? oleh Abriani Siahaan — 139
9. Penggalan Kisah dari Desa Ria-Ria oleh Sintia Agustina Simbolon — 159
10. Haminjon yang Menghidupi oleh Kristina Sitanggang — 179
11. Bertani Adalah Jawaban oleh Syahputra Hutasoit — 195
12. Haminjon Itu Anugerah oleh Saor Abadi Aritonang — 207
13. Ketahanan Pangan untuk Siapa? oleh Agustina Pandiangan — 219

Glosarium — 227
Para Penulis — 229