Orde Media: Kajian Televisi dan Media di Indonesia Pasca-Orde Baru

Rp 65.000,00

Penyunting: Yovantra Arief & Wisnu Prasetya Utomo
Penyunting Bahasa: Idha Saraswati
Pengantar: Ade Armando, Roy Thaniago
Penyelaras Akhir: Achmad Choirudin
Perwajahan Isi: Dwi Fajar
Perancang Sampul dan Ilustrator: Izyudin Abdussalam
Penerbit: INSISTPress & Remotivi
ISBN: 978-602-0857-00-8
Edisi: I, Juni 2015
Kolasi: 14 x 21 cm; viii+296 halaman

Description

Pasca-Orde Baru, kuasa negara dalam mengatur industri media jatuh ke tangan kaum oligarki. Mereka menentukan selera busana dan mendikte cara mengisi waktu luang; memilihkan presiden dan mengarahkan ke mana kebijakan publik harus bermuara. Media tidak saja hidup sebagai bagian dari ekosistem, ia telah menjadi order. Ia memerintah dan berkuasa, di mana rakyat dinilai sekadar sebagai pasar.  ***

“Ledakan industri media massa bisa menjadi bencana bila tidak disertai kemauan dan kemampuan memadai dari pranata hukum dan politik serta etika sosial untuk melindungi kepentingan publik berjangka panjang. Di saat-saat berbagai lembaga negara itu absen, alpa, atau kurang berdaya, jasa relawan swasta menjadi sebuah kebutuhan. Buku ini adalah sebuah jawaban kolektif terhadap sejumlah kebutuhan informasi, wawasan, dan perdebatan kritis dalam menghadapi ledakan industri media massa di negeri ini.” ~ Ariel Heryanto, profesor di Australian National University

“Bila kita memilih demokrasi sebagai jalan hidup berbangsa dan bernegara, maka independensi media adalah sebuah keharusan. Keberpihakan satu-satunya jurnalisme dan media adalah pada kepentingan publik. Remotivi tampaknya mengambil pilihan itu dan membicarakannya secara lengkap. Itulah mengapa buku ini menjadi menarik dan penting dibaca.” ~ Amir Effendi Siregar, Ketua Pemantau Regulasi dan Regulator Media (PR2Media)

“Buku ini menyodorkan kajian media yang kritis dan membumi serta diperkaya oleh narasi-narasi yang bineka. Buku ini sangat bermanfaat untuk memperkaya pemahaman kita tentang lanskap media Indonesia pasca-Orde Baru, yang bukan saja mengalami proses demokratisasi, melainkan juga liberalisasi dan korporatisasi sehingga mendorong terjadinya pemusatan kekuasaan (lewat kepemilikan) dan penyeragaman isi. Buku ini adalah bacaan penting bagi peneliti dan pengamat media, serta siapa pun yang menaruh perhatian akan dinamika dan masa depan media di Indonesia.” ~Merlyna Lim, profesor dan peneliti di Carleton University


>>  opini, komentar, ulas buku, bacaan terkait:

Additional information

Penyunting

Yovantra Arief & Wisnu Prasetya Utomo

Pengantar

Ade Armando, Roy Thaniago

Pemeriksa bahasa

Idha Saraswati

Desain isi

Dwi Fajar

Desain sampul

Izyudin Abdussalam

Penerbit

INSISTPress & Remotivi

ISBN

978-602-0857-00-8

Tahun Terbit

I, Juni 2015

Kolasi

14 x 21 cm; viii+296 halaman.