Potret Peladang di Kalimantan

Potret Peladang di Kalimantan

Potret Peladang di Kalimantan* SEKITAR tahun 1970-an nasib orang Dayak digambarkan dengan “tempun petak nana sare”. Ungkapan yang diangkat menjadi judul buku ini menyiratkan penduduk asli yang mempunyai tanah tetapi harus mencari tanah ke tempat...

Read more